Sebagai akibat dari kemajuan teknologi adalah adanya media informasi yang canggih seperti televisi, televisi adalah merupakan suatu media informasi yang menyajikan suatu informasi lewat gambar dengan suara. Namun seiring perkembangannya fungsi media ini berubah dari media informasi kemedia hiburan, yaitu acara – acara yang ditampilkan lebih kepada acara hiburan dengan menampilkan sisi – sisi kehiduapan para artis, sinetron, film – film laga. yang mana kesemua acara tersebut sangat kurang akan nilai – nilai pendidikannya. Yang lebih parahnya lagi acara – acara yang ditampilkan lebih berpegangan kepada budaya barat yang sangat jauh sekali dengan nilai – nilai budaya yang dianut oleh bangsa ini. Berbicara masalah yang ditimbulkan oleh acara televisi sangatlah komflek yaitu memilik dampak kepada seluruh aspek kehidupan masyarakat, salah satunya adalah masalah kebudayaan, lebih tepatnya adalah merosotnya nilai – nilai budaya yang telah di pegang teguh dan pertahankan oleh pendahulu mereka. Nilai – nilai tersebut dapat kita lihat dalam kehidupan sehari – hari seperti nilai kerohanian dan sopan santun. Dari nilai kerohanian dapat dilihat dengan melunturnya keimanan seseorang contohnya dengan adanya tindakan – tindakan yang tidak sesuai dengan pegangan mereka dalam agama seperti islam yang berpegangan dengan Al-Qur’an dan Hadits. Apabila dilihat dari nilai – nilai sopan santun sangatlah terlihat akibatnya yakni dapat di lihat dari hal yang sangat nyata dan dapat kita temui dan lihat dimanapun kita berada yaitu mengenai sopan santun dalam berpakaian, hal ini dapat dilihat pada model pakaian remaja wanita khususnya yang sangat sarat akan keminiman akan bahan. Tapi selain dampak buruk yang diakibatkan oleh acara televisi kita juga perlu menyadarkan akan peranan pentingnya atau sisi positif dari acara televisi yang mana salah satunya telah memberikan pengetahuan akan peristiwa di luar sana yang mampu mengajak kita untuk berpikir lebih kritis untuk menanggapi kemajuan jaman.
ACARA TELEVISI ADALAH MASALAH BANGSA
Ditulis dalam Uncategorized
Komentar MK. Antropologi
Menulis Manusia Purbakala
By Helmi Hakim on Jun 10, 2008 | Reply
Manusia yang tidak bisa membaca dan menulis adalah manusia purbakala dan manusia yang mampu membaca dan menulis adalah manusia sejarah/modern.tapi kalau manusia yang bisanya cuma bisa baca aja dan cuma mengkritiki tulisan punya orang itu masuk manusia jaman sejarah/modern atau masuk pada manusia proto sejarah.
Menulis Manusia Prasejarah
By Helmi Hakim on Jun 10, 2008 | Reply
Memang menulis adalah yang menandai berakhirnya jaman prasejarah.tapi seteleh masuk jaman sejarah kok ngga banyak yang nulis katanya sudah bukan masa prasejarah lagi.
Unsur – unsur kebudayaan
· By Helmi Hakim on Apr 14, 2008 | Reply
Dalam setiat kbudayaan masyarakat pastilah memiliki unsur-unsur kebudayaan yang mana setiap unsur-unsur tersebut pastilah akan danggap baik oleh para pndukungnya.Unsur-unsur kebudayaan yang ada disetiap masyarakat memiliki ciri khas masing-masing yang mana ciri-ciri tersebut merupakan pembeda antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain.
Inovasi
· By Helmi Hakim on Apr 8, 2008 | Reply
Dalam perkembengan kebudayaan kita mengenal inovasi yang juga dapat disebut dengan proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, dan modal. Dengan demikian inovasi itu mengenai pembaruan kebudayaan yang khusus mengenai unsur teknologi dan ekonomi.
Proses inovasi berkaitan erat dengan penemuan baru dalam teknologi. Biasanya merupakan proses sosial yang panjang dan melalui tahapan khusus, yakni discovery dan invention.
Discovery merupakan penciptaan alat-alat baru yang lebih canggih dari alat-alat yang pernah dibuat sebelumnya, sedangkan invention merupakan pengakuan akan penemuan baru tersebut, apabila tidak ada pengakuan, maka tidak akan ada penemuan baru.
Tentu dalam hal tentang penemuan itu ada faktor pendorongnya, anatara lain: (1) kesadaran para individu akan kekurangan dalam kebudayaan; (2) mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan; (3) sistem perangsang bagi aktivitas mencipta dalam masyarakat.
Jadi dalam prosesnya inovasi merupakan suatu kegiatan dalam menemukan atau membuat sesuatu yang baru atau minimal hanya memperbaiki.
Asimilasi
· By helmi hakim on Apr 1, 2008 | Reply
Asimilasi yang terjadi akibat dari adanya suatu kebudayaan yang dibawa oleh sekelompok orang,yang mana sekelompok orang ini menjadi kelampok mayoritas di dalam kelompok masyarakat asli yang telah memiliki kebudayaan,mayoritas dalam artian kekuasan atau pengaruh di masyarakat,yang dalam perkembanganya kebudayaan kelompok setempat akhirya di geser oleh kebudayaan kelompok pendatang,yang mana hal ini terjadi karena kebudayaan kelompok pendatang ini lebih dianggap baik dan lebih sesuai dengan perkembanggan yang terjadi di masyaraka oleh masyarakat stempat.
Akulturasi
· By helmi hakim on Apr 1, 2008 | Reply
Akulturasi adalah suatu proses pembaharuan kebudayaan suatu kelompok masyarakat yang hanya akan dapat terjadi jika dalam suatu kelompok masyarakat itu kedatangan kebudayaan baru yang dibawa oleh kelompok lain.
Penyebaran (unsur – unsur) kebudayaan
· By HELMI HAKIM on Mar 19, 2008 | Reply
Penyebaran unsur-unsur kebudayaan tidak akan pernah terjadi tanpa adanya pertemuan ndividu atau kelompok dengan individu atau kelampok lainnya yang mana ada sebagai penduduk asli dan yang satu merupakan pendatang,hal ini merupakan syarat yang harus ada dalanm proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan.Namun yang menarik untuk dikaji adalah bagaimana proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan itu berlangsung dan mbagaimana sampai kebudayaan itu dapat diterima oleh individu atau kelampok setempat.
Kepribadian, pengantar popular
· By Helmi Hakim on Mar 7, 2008 | Reply
Menurut saya kepribadian itu merupakan pembeda antara individu yang satu dengan individu yang lainya.baik atau buruknya kepribadian seseorang itu sangatlah dipengaruhi oleh ilmu pengethuan yang di milikinya sebagai hasil dari belajar.
Proses belajar kebudayaan
· By Helmi Hakim on Mar 3, 2008 | Reply
Kebudayaan merupakan hsil dari pikiran manusia. disini saya dapat menyimpulkan bahwa kebudayaan adalah aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan buah pikiran, kebudayaan itu dianggap baik oleh pengikutnya dan tidak tentu dianggap baik oleh pihak lain.
Kebudayan korupsi
· By Helmi Hakim on Feb 27, 2008 | Reply
Dalam tulisan ewa mengenai budaya korupsi, merupakan contoh dari 3 bentuk kebudayaan yang mana menurut saya tidak perlu dilestarikan.
Bentuk kebudayaan yang berupa ide, aktivitas, dan hasil dari aktifitas tersebut menurut saya disetiap lingkup masyarakat sama yang membedakannya hanyalah hasil dari kebudayaannya itu.
Ditulis dalam Uncategorized
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Unsur-unsur Kebudayaan adalah merupakan pemerincian ke dalam unsur-unsur yang khusus. C. Kluckhohn seorang ahli antrapologi dalam sebuah karanganya yang berjudul Universal Categoriies of Culture (1953),dia berpndapat bahwa ada tujuh unsur kebudayaan yang dapat di temkan pada semua bangsa di dunia,unsur-unsur tersebut yaitu:
1. Peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)
Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan. Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian.Masyarakat kecil yang berpindah-pindah atau masyarakat pedesaan yang hidup dari pertanian paling sedikit mengenal delapan macam teknologi tradisional (disebut juga sistem peralatan dan unsur kebudayaan fisik), yaitu:
- alat-alat produktif
- senjata
- wadah
- alat-alat menyalakan api
- makanan
- pakaian
- tempat berlindung dan perumahan
- alat-alat transportasi
2. Sistem mata pencaharian hidup
Perhatian para ilmuwan pada sistem mata pencaharian ini terfokus pada masalah-masalah mata pencaharian tradisional saja, di antaranya:
a. berburu dan meramu
b. beternak
c. bercocok tanam di ladang
d. menangkap ikan
3. Sistem kekerabatan dan organisasi sosial
Sistem kekerabatan merupakan bagian yang sangat penting dalam struktur sosial. M. Fortes mengemukakan bahwa sistem kekerabatan suatu masyarakat dapat dipergunakan untuk menggambarkan struktur sosial dari masyarakat yang bersangkutan. Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan. Anggota kekerabatan terdiri atas ayah, ibu, anak, menantu, cucu, kakak, adik, paman, bibi, kakek, nenek dan seterusnya. Dalam kajian sosiologi-antropologi, ada beberapa macam kelompok kekerabatan dari yang jumlahnya relatif kecil hingga besar seperti keluarga ambilineal, klan, fatri, dan paroh masyarakat. Di masyarakat umum kita juga mengenal kelompok kekerabatan lain seperti keluarga inti, keluarga luas, keluarga bilateral, dan keluarga unilateral.Sementara itu, organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
4. Bahasa
Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuna, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
5. Kesenian
Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks.
6. Sistem kepercayaan
Ada kalanya pengetahuan, pemahaman, dan daya tahan fisik manusia dalam menguasai dalam menguasai dan mengungkap rahasia-rahasia alam sangat terbatas. Secara bersamaan, muncul keyakinan akan adanya penguasa tertinggi dari sistem jagad raya ini, yang juga mengendalikan manusia sebagai salah satu bagian jagad raya. Sehubungan dengan itu, baik secara individual maupun hidup bermasyarakat, manusia tidak dapat dilepaskan dari religi atau sistem kepercayaan kepada penguasa alam semesta.Agama dan sistem kepercayaan lainnya seringkali terintegrasi dengan kebudayaan. Agama (bahasa Inggris: Religion, yang berasar dari bahasa Latin religare, yang berarti “menambatkan”), adalah sebuah unsur kebudayaan yang penting dalam sejarah umat manusia. Dictionary of Philosophy and Religion (Kamus Filosofi dan Agama) mendefinisikan Agama sebagai berikut:
a.Agama Samawi
Agama samawi adalah merupakan agama yang berasarkan wahyu Ilahi.Agama Samawi atau agama Abrahamik meliputi Islam, Kristen (Protestan dan Katolik) dan Yahudi.
a.1. Agama Yahudi
Yahudi adalah salah satu agama yang jika tidak disebut sebagai yang pertama tercatat sebagai agama monotheistik dan salah satu agama tertua yang masih ada sampai sekarang. Nilai-nilai dan sejarah umat Yahudi adalah bagian utama dari agama Ibrahim lainnya, seperti Kristen dan Islam.
a.2. Agama Kristen
Kristen adalah salah satu agama penting yang berhasil mengubah wajah kebudayaan Eropa dalam 1.700 tahun terakhir. Pemikiran para filsuf modern pun banyak terpengaruh oleh para filsuf Kristen semacam St. Thomas Aquinas dan Erasmus.
a.3. Agama Islam
Agama Islam merupakan agama monotheime/atau monotheistik pertama dan tertua.Agama lain merupakan modifikasi manusia dari agama islam. kita bisa lihat dari perkembangan agama dari nabi-nabi terdahulu.Agama Islam telah berhasil merubah cara pandang orang-orang eropa terhadap kebudayaan, seperti ilmu-ilmu fisika, matematika, biologi, kimia dan lain-lain oleh para fislsuf barat yang kemudian hal itu diubah dan diakui oleh orang-orang eropa bahwa hal itu merupakan hasil karya orng eropa asli, Terutama oleh kalangan para filsafat. Sementara itu, nilai dan norma agama Islam banyak mempengaruhi kebudayaan Timur Tengah dan Afrika Utara, dan juga sebagian wilayah Asia Tenggara.
b.Filosofi dan Agama dari Timur
Filosopi dan Agama seringkali saling terkait satu sama lain pada kebudayaan Asia. Agama dan filosofi di Asia kebanyakan berasal dari India dan China dan menyebar disepanjang benua Asia melalui difusi kebudayaan dan migrasi.
Hinduisme adalah sumber dari Buddhisme, cabang Mahāyāna yang menyebar di sepanjang utara dan timur India sampai Tibet, China, Mongolia, Jepang dan Korea dan China selatan sampai Vietnam. Theravāda Buddhisme menyebar di sekitar Asia Tenggara, termasuk Sri Lanka, bagian barat laut China, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Thailand.Agama Hindu dari India, mengajarkan pentingnya elemen nonmateri sementara sebuah pemikiran India lainnya, Carvaka, menekankan untuk mencari kenikmatan di dunia.Konghucu dan Taoisme, dua filosofi yang berasal dari China, mempengaruhi baik religi, seni, politik, maupun tradisi filosofi di seluruh Asia.
Pada abad ke-20, di kedua negara berpenduduk paling padat se-Asia, dua aliran filosofi politik tercipta. Mahatma Gandhi memberikan pengertian baru tentang Ahimsa, inti dari kepercayaan Hindu maupun Jaina, dan memberikan definisi baru tentang konsep antikekerasan dan antiperang. Pada periode yang sama, filosofi komunisme Mao Zedong menjadi sistem kepercayaan sekuler yang sangat kuat di China.
c. Agama tradisional
Agama tradisional, atau terkadang disebut sebagai “agama nenek moyang”, dianut oleh sebagian suku pedalaman di Asia, Afrika, dan Amerika. Pengaruh bereka cukup besar; mungkin bisa dianggap telah menyerap kedalam kebudayaan atau bahkan menjadi agama negara, seperti misalnya agama Shinto. Seperti kebanyakan agama lainnya, agama tradisional menjawab kebutuhan rohani manusia akan ketentraman hati di saat bermasalah, tertimpa musibah, tertimpa musibah dan menyediakan ritual yang ditujukan untuk kebahagiaan manusia itu sendiri.
7. Sistem ilmu dan pengetahuan
Secara sederhana, pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia tentang benda, sifat, keadaan, dan harapan-harapan. Pengetahuan dimiliki oleh semua suku bangsa di dunia. Mereka memperoleh pengetahuan melalui pengalaman, intuisi, wahyu, dan berpikir menurut logika, atau percobaan-percobaan yang bersifat empiris (trial and error).Sistem pengetahuan tersebut dikelompokkan menjadi:
a. pengetahuan tentang alam
b. pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan di sekitarnya
c. pengetahuan tentang tubuh manusia, pengetahuan tentang sifat dan tingkah laku sesama manusia
d. pengetahuan tentang ruang dan waktu.
Tiap unsur kebudayaan universal apat di perincikan lagi ke dalam unsur-unsurnya yang lebih kecil sampai beberapa kali.hal ini karena serupa dengan kebudayaan dalam keseluruhan .tiap unsur kebudayaan universal itu juga memiliki tiga wujud,yaitu wujud sistem budaya wujud sistem sosial,dan wujud kebudayaan fisik.
Ditulis dalam Uncategorized
20 MASALAH NASIONAL DI 20 MEI HARI KEBANGKITAN NASIONAL
Pada tanggal 20 Mei telah di tetapkan sebagai hari Kebangkitan Nasional, yang seperti kita ketahui tonggaknya adalah dengan berdirinya Organisasi Boedi Oetomo 20 Mei 1908 yang didirikan oleh Dr. Soetomo. Dari sinilah awal dari pergerakan nasional, disebut sebagai pergerakan nasional karena organisasi ini beranggotakan seluruh anggota lapisan masyarakat Indonesia yang bertujuan untuk melepaskan diri dari penjajahan kolonial yang menyengsarakan rakyat, organisasi ini bergerak dalam bidang pendidikan. Terlepas dari sejarah nya dari kebangkitan nasional kini kita telah memasuki 100 tahun Kebangkitan Nasional tepatnya 20 Mei 2008 sudah 1 Abad bangsa kita memperingati hari Kebangkitan Nasional dengan berbagai macam cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk memaknai nya. Namun seiring sekian lamanya peringatan hari Kebangkitan Nasional tersebut telah kita jalani, semakin banyak pula masalah-masalah nasional yang muncul di negara Indonesia ini yang mana masalah-masalah tersebut telah menjadi momok pada masyarakat kalangan bawah(miskin) karena merekalah yang paling merasakan dampak atau akibat dari masalah-masalah tersebut.
20 masalah Nasional :
- Masalah kemiskinan yang semakin meningkat.
- Masalah pengangguran.
- Masalah naiknya harga-harga kebutuhan pokok (sembako dan BBM).
- Masalah mahalnya pendidikan.
- Masalah pornografi dan pornoaksi.
- Masalah kelangkaan BBM.
- Masalah kriminalitas yang semakin meningkat.
- Masal penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
- Masalah KKN yang semakin meningkat di setiap lapisan masyarakat.
- Masalah Agama/ kepercayaan sesat yang meresahkan.
- Masalah kurang baiknya sarana dan prasarana transportasi.
- Masalah pembalakan-pembalakan liar yang menyebabkan terjadinya bencana-bencana alam.
- Masalah banjir yang semakin marak di semua daerah.
- Masalah krisis energi listrik.
- Masalah mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan masyarakat dan menyulitkan masyarakat sehingga mengakibatkan demo yang anarki.
- Masalah kelaparan.
- Masalah biaya kesehatan semakin mahal.
- Masalah rendahnya nasionalisme masyarakat.
- Masalah rendahnya kualitas pendidikan.
- Masalah Gepeng (gelandangan & pengamen) di kota-kota besar.
Masalah-masalah di ataslah yang mewarnai kehidupan bangsa Indonesia setelah 100 tahunnya kebangkitan nasional. Mungkin karena adanya masalah-masalah tersebut akan memicu timbulnya jiwa kebangkitan nasional pada semua masyarakat untuk melepaskan diri dari kesengsaraan yang ditimbulkan oleh masalah-masalah tersebut. Jadi mari kita ciptakan kebangkitan nasional yang baru dengan semangat yang baru dikehidupan yang baru ini di zaman yang serba moderen ini.
Ditulis dalam Uncategorized
VISI DAN MISI FKIP UNLAM
Setiap lembaga atau instansi pasti mempunyai visa & misi yang di harap kan nantinya dapat terlaksana dengan baik, begitu juga lembaga pendidikan FKIP Unlam yang mempunyai visi & misi yang akan di capainya dengan di bentuknya lembaga tersebut. Visi dan misi itu adalah :
Visi
Menjadi lembaga pendidikan tenaga kependidikan yang terkemuka yang lulusannya memiliki kemampuan akademik, profesional dan menguasai teknologi informasi serta daya saing yang tinggi.
Misi
a. Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional yang lulusannya menjadi tenaga kependidikan pada jenjang pendidikan dasar ( TK, SD/MI, dan SMP/MTs), SMA/MA dan SMK serta pendidikan tinggi sesuai kebutuhan pengembangan pendidikan dan pembangunan.
b. Menyelengarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan dan bidang yang terkait dengan kebutuhan pengembangan pendidikan dan pembangunan.
c. Mengoptimalkan pemberdayaan dan meningkatkan kinerja dosen dan karyawan.
d. Melakukan kerjasama dalam bidang pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan PTN/PTS di dalam dan di luar negeri, serta dengan instansi-instansi pemerintahan dan lembaga-lembaga kemasyarakatan lain nya.
e. Memberikan pengetahuan dan keterampilan teknologi informasi, sehingga setiap lulusan mampu memanfatkan teknologi informasi untuk kepentingan pendidikan.
Sesuai dengan visi dan misi di atas, maka FKIP Unlam harus dapat membuktikan bahwa nantinya visi dan misi itu akan dapat terselenggara dengan baik sebagai mana mestinya, sehingga untuk mencapai visi dan misi tersebut FKIP Unlam harus memajukan kinerja FKIP Unlam dengan baik agar nantinya dapat menjadi lembaga pendidikan dan menghasilkan tenaga kependidikan yang terkemuka. Selain itu juga FKIP Unlam harus meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang visi dan misi tersebut baik yang datang dari dalam FKIP Unlam tersebut, seperti masalah yang timbul dari dosen-dosen pengajar, para mahasiswa atau masalah berupa infrastruktur kampus dan masalah yang muncul dari luar FKIP Unlam tersebut, seperti kebijakan-kebijakan rektor, dinas pendidikan maupun pemerintah, serta dari masyarakat. Kembali lagi ke masalah terselenggaranya visi dan misi juga penunjang terselenggaranya visi dan misi tersebut, apakah FKIP Unlam sudah terselenggara visi dan misinya dan apakah penunjang terselenggaranya visi dan misi tersebut sudah terpenuhi????????????????????
Ditulis dalam Uncategorized
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Ditulis dalam Uncategorized