IQRA

Posted: Juli 30, 2013 in Uncategorized

Iqra (baca) empat huruf yang terangkai menjadi kata yang memeliki makna dan arti bagi orang orang yang menahami dan berpikir.
Secara historis, iqra adalah merupakan ayat pertama yang di turunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril di Gua Hira. Ayat ini pertama kali turun sebagai perintah dari Allah kepada nabi untuk yaitu perintah untuk membaca.
Makna dari satu ayat tersebut sangatlah dalam kalau kita mau memahaminya. Maksud dari kata iqra dalam penjabarannya adalah perintah untuk kita supaya kita mampu belajar dengan membaca, membaca dalam artian bukan hanya mengenai tulisan yang terdapat pada buku buku ataupun ayat ayat suci saja, tatapi juga membaca keadaan di lingkungan kita hidup dan membaca situasi serta membaca/belajar dari pengalaman yang sudah terjadi atau membaca/memprediksi keadaan yang mungkin akan terjadi.
Dari kata iqra inilah muncul pandanagan mengenai hakekat belajar, yang mana kita sebagai makluk Allah yang di berikan akan pikiran agar mampu menggunakannya dengan maksimal, yaitu dengan cara terus membaca, membaca dalam artian untuk selalu belajar. Kata belajarpun bukan dalam artian yang sempit, yaitu hanya terpaku pada belajar di bangku sekolah atau belajar mengenai pelajaran yang di ajarkan oleh sekolah formal maupun non formal saja. Belajar di sini memiliki arti belajar secara universal dan konprehensif yaitu belajar tentang apa saja yang berguna bagi kehidupan kita dan orang orang di sekeliling kita. Adapun belajar yang menjadi pondasi bagi pelajaran pelajaran yang lain dan pondasi bagi kehidupan yaitu belajar mengenai pelajar agama yang kita yakini. Terlebih bagi kita yang beragama Islam membaca memang adalah kunci bagi kita untuk mencapai suatu ilmu yang hakiki, yaitu membaca Al Qur’an yang  merupakan gudang dan rujukan bagi ilmu pengetahuan dunia dan akhirat. Budaya membaca ini sudah banyak di aplikasikan oleh negara negara yang maju, bahkan kebanyakannya di aplikasikan oleh negara negara yang jumlah penduduk muslimnya minoritas. Dan faktanya suatu negara yang masyarakatnya memiliki budaya baca yang tinggi terbukti mampu menjadi negara yang sangat modern dan sangat maju. Baik dari segi peradabannya maupun dari segi kualitas sumber daya manusiannya.
Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah sudahkah kita memiliki budaya baca. Kalau kita memang seorang muslim dan mengaku sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW harusnya kita memiliki budaya baca yang tinggi. Namun tidak ada istilah kata terlambat jika seandainya kita belum suka membaca dan tidak memiliki minat membaca, maka mulailah dari saat ini dan detik ini menumbuhkan budaya membaca. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menjadi manusia yang setiap detik hidupnya memjadi manusia yang berguna dan berkualitas. Bacalah apa saja yang ada di hadapan kita, bacalah apa saja yang menjadi kegemaran kita dan bacalah apa saja yang belum pernah kita baca.mungkin dengan begitu sedikit demi sedikit kita sudah mengawali hidup kita untuk menyukai membaca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s