Sisi Lain Budaya Sungai

Posted: Agustus 3, 2013 in Uncategorized

Budaya sungai adalah budaya yang identik dengan corak kehidupan masyarakat Banjarmasin. Dinamakan budaya sungai karena dulunya hampir semua aktifitas kehidupan keseharian masyarakat bergantung pada sungai dan di lakukan di sungai. Budaya sungai dapat dilihat dari alat transportasi yang mereka gunakan, tempat tinggal yang mereka tempati dan kultur atau kebiasaan yang sering mereka lakukan.
Kali ini saya akan mencoba menelaah dalam tulisan ini mengenai sisi lain budaya sungai dalam kehidupan era modern saat ini.
Jika kita lihat kehidupan masyarakat Banjarmasin saat ini sudah sangat sulit kita temukan secara nyata hasil dari budaya sungai yang masih tersisa. Hasil budaya sungai hanya bisa di lihat sedikit dan begitu abstrak, karena  kebiasaan budaya sungai  mulai bertransformasi  menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Tapi yang namanya budaya sungai tetaplah budaya sungai. Kita ambil contoh dari segi kebiasaan masyarakat banjar dalam transportasi, yang mana masyarakat banjar yang selalu mengunakan jukung, kelotok, lanting atau kapal sebagai alat transportasi di sungai. Mungkin sudah banyak orang yang memahami bagaimana lalu lintas di sungai, sungai tidak pernah mengenal lampu merah, lalu lintas sungai juga tidak mengenal adanya lajur kiri atau lajur kanan, dan tidak juga ada larangan di larang belok kiri ataupun adanya bundaran. Nah kebiasaan lalu lintas di sungai inilah yang kadang membuat kacau ketika di terapkan di jalan raya, hilangnya transportasi sungai yang di gantiakan dengan transportasi darat telah membuat Budaya lalu lintas sungai tidak hilang tetapi bertranspormasi ke dalam transportasi darat.
jadi harusnya kalau kita ingin memahami bagaimana menangani permasalahan transportasi masyarakat banjar maka kita harus meninjaunya dari sudut pandang historis dan culturalnya, yaitu memahami transpormasi budaya sungai dalam kehidupan modern saat ini. Bagaimanapun yang namanya budaya adalah suatu kebiasaan masyarakat yang telah melekat dan mendarah daging serta di anggap benar oleh para penganutnya, sehingga kalau kita memahami akan definisi budaya maka kita harus paham betul akan pengaruh budaya terhadap setiap prilaku dan tindakan suatu masyarakat.
Maka yang harus kita lakukan saat ini adalah pahami budayamu,pelajari budaya di sekitarmu, dan lestarikan budaya bangsamu yang menjadi identitas negaramu.

Komentar
  1. Evan mengatakan:

    Mantap… adakah bukunya kim?? wkwk.. pas bnr nah ada tugas aq mncari budaya banjar.. hahaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s